Kamis, 14 Maret 2013

Leleh tak Bersisa


Kali ini aku merasakan lagi percikan yang kuat
Entah datang darimana percikan itu
Tapi siapa peduli itu berasal darimana ?
Aku hanya senang merasakan sensasinya
Memacu jantungku berdegup begitu kencang
Tiap kali aku memergoki pandangan matanya
Yang entah sengaja atau tidak
Sedang menatapku diam-diam
Setiap situasi saling pandang itu berlangsung
Aku selalu kalah
Karena kontan aku membuang pandanganku ke tempat lain
Mungkin kontak mata itu hanya bertahan dua detik saja
Lalu aku kembali meredupkan rona merah di pipi
Sambil sesekali tersenyum dibalik malu
Aku selalu suka gayanya berpakaian
Rapih dan santai
Tatapannya yang dingin kadang membuat aku mati kutu
Belum lagi saat tubuhnya melewat tepat di depanku
Rasanya meleleh saat itu juga
Entah masih adakah bongkahan yang masih berarti dari lelehan itu
Mungkin sudah habis terbawa oleh pesona nya tanpa sisa