Aku meraba terangnya relung hatimu
Meski terang
Tulusmu tetap tak nampak
Aku mempertanyakan hatimu
Dimana bagian itu ?
Yang pernah kau sebut bagian kita
Aku sering bermain dengan pikiranku
Namun dia menolaknya
Lagi-lagi sendiri
Aku pikir
Hanya logika yang sudi menemaniku
Sedangkan perasaan
Sedang sibuk dengan masa lalunya
Aku benci
Apa kau tau ?
Aku sendiri
Aku benar-benar sendiri
Tanpa pikiran , perasaan dan kamu
Ah, apa yang bibirku katakan ?
Sudahlah ..
Kamu sudah jauh dari jangkauanku
Mungkin akan segera menghilang di balik sedihku


0 komentar:
Posting Komentar