Pagi itu bulan membolak-balikan buku manajerialnya yang setebal
buku telepon . Entah apa yang dicarinya . Sepotong kertas tejatuh dari halaman
172 . Bulan membuka kertas usang yang sudah kecoklatan warnanya. Sementara
membuka ketas, Bulan merapikan rambut panjangnya yang terurai . Tidak lama dari
membuka kertas, Bulan mulai menitikkan air matanya . Siapa sangka surat yang
usang itu menyimpan berjuta rahasia yang membuat Bulan sangat terkejut . Surat
itu dari Topan. Sahabat nya yang sejak kecil bersama-sama. Bulan dan Topan
tidak pernah terpisah . Selalu besekolah di sekolah yang sama hingga mereka
duduk di bangku kuliah . Hingga akhirnya lulus dan kemudian Bulan dilamar oleh kekasihnya di perkuliahan lalu menikah.
Sedangkan Topan memilih pindah ke luar negeri untuk bekerja disana. Topan tak pernah ada kabar. Hingga akhirnya
ada kecelakaan yang merenggut nyawa Topan . Bulan sangat terkejut dengan kejadian ini .
Adik Topan , Mia memberitahukan bahwa ada rahasia yang Topan sembunyikan di
buku Manajerial Bulan . Dan Akhinya
Bulan menemukan surat Topan yang berisi demikian ...
Dear, Bulan ..
Saat kamu membaca surat ini, mungkin surat ini sudah sangat
usang atau aku sudah pergi jauh. Tapi percayalah bahwa apa yang aku tulis disini
adalah benar adanya . Bulan, aku sangat mencintaimu . Sebutlah aku si bodoh
yang tak pernah berani mengungkapkannya. Aku memang pengecut yang terlalu takut
kehilangan kamu bila aku mengungkapkan semuanya . Setiap kebahagiaanmu , itu
lah juga yang jadi kebahagiaanku . Bukankah benar mencintai tak harus memiliki
? Maka inilah aku . Meski aku terpukul saat kamu memilih untuk menikah dengan
Tio, aku tetap berusaha tegar. Hingga akhirnya aku tak kuat lalu memutuskan
untuk bekerja jauh dari kamu . Dan aku lebih memilih tak memberimu kabar, agar
aku tak punya kesempatan untuk mencitaimu kembali . Memang benar aku pernah dan
terus mencintai mu tanpa kamu sadari. Melihat senyummu dari jauh itu sudah jadi
bahagiaku . Maka sekarang, aku dapat pergi dengan tenang. Karena semuanya sudah
aku katakan padamu .
Semoga kamu mendapat bahagiamu dengannya .
Topan
Topan
Terlambat sudah semuanya. Jujur-nya-pun Bulan pernah mencintai
Topan sepenuh hati, Namun hati yang tak saling bicara tak akan menjadi apa-apa
. Hanya penyesalan di akhirnya J

0 komentar:
Posting Komentar