Saat ku buka pelupuk mata ini
Aku tertegun dengan luka yang masih sama
Luka yang tak kunjung kering
Jangan tanya sejak kapan aku memiliki lukanya
Aku pun tak ingin mengingatnya lagi
Mencintaimu di balik dinding tebal
Bukanlah hal yang menyenangkan
Namun coba sebutkan apa dayaku bisa memiliki sinar matamu
Tak ada
Memang sungguhpun aku tak memiliki alasan itu
Maka takdirku
Hanya miliki senyum mu dari jauh
Bahagiamu akan menjadi milikmu dan miliknya
Meski bukan untuk ku
Tapi sungguh ego ku pun tak layak sentuh bahagiamu itu
Jangan tahan aku dari kesesakkan rasa ini
Aku rela terluka dalam-dalam
Karena rengkuhan ku kosong tanpamu
Itu tak berarti untukmu kan ?
Meski air mata ini terus terurai
Waktu tak akan berhenti
Untuk membatuku mengusap air mata ini
Maka aku akan tegap berdiri
Menunggu anganmu bersamanya

0 komentar:
Posting Komentar