Selasa, 01 Januari 2013

Luka-luka Rindu

Hari ini masih seperti hari kemarin
Entah apa yang terus berputar diporosku
Kamu lagi-kamu lagi
Maka apa daya ku dapat menggantimu di pusat pikirku ini ?
Aku benar mencintaimu
Bukan tanpa sebuah alasan
Aku bukan manusia munafik
Yang selalu berkata mencintai tanpa alasan
Waktu lah yang menjadi alasan agung ku untuk layak menerima cinta darimu
Tolong katakan pada malam yang menjadi saksi 
Aku sungguh mencintai dengan sadarku
Dan berapa banyak aku menyebut namamu sebelum terpejam
Rindu yang begitu rajin menyakitiku 
Melukis luka di sudut hati
Goresan itu menyakitiku terlalu dalam tiap aku mengingatmu
Bukan karena duka yang kau buat
Tapi karena rindu yang terlalu
Entah mengapa
Aku terlalu menikmatinya
Meski sakit
Aku tetap mensyukurinya
Bisa merindukanmu itu lebihku
Biarlah aku rasakan luka-luka kecil yang dalam
Perih dan sendu di langit anganku
Tapi terobati oleh lengkung pelangi di matamu satu saat nanti

0 komentar:

Posting Komentar